ahmadzombie

Aku duduk di dalam mu
yang menjadi raja hati ku
yang menjadi sembahan jiwa ku
dari gelora sangsi yang bersembunyi
yang menusuk ke hatiku
dari mereka yang berkata kata
yang berbisik bisik
dimana kamu?
- pada suatu petang jumaat yang bisikan bisikan itu berlaungan
***
ahmadzombie pada tarikh : 30 Oct 2005

Jika ada kata-kata konklusi tentang ahmadzombie, nyata yang paling sesuai adalah,
“ahmad berhenti berharap”.
Bukan putus asa, tetapi siapa ahmad untuk mempunyai daya?
ahmadzombie bukanlah zombie yang terpuji kerana kepujian bukan miliknya. ahmadzombie adalah beribu ribu manusia biasa dari kalangan orang - orang kebanyakkan yang bukan bapanya seorang dato’ atau tan sri. Dia suka menonton film, berbual lawak dengan kawan - kawan karib, menangkap imajan dan baru - baru ini rajin pula menulis kisah selain dari hobi asalnya membuat lukisan - lukisan di dinding dan di suratkhabar (ketika berumur 3 tahun lagi).
ahmadzombie sedang dalam perjalanan mencari kebenaran yang hakiki antara yang majazi, dan dalam episod itu ahmad merakamkan segala detik yang termampu untuk dikisahkan sebagai satu sumber memori buat ingatan dirinya sendiri, dan isterinya.

Selain dari yang atas tadi, ahmadzombie tidak langsung mempunyai sebarang kepentingan duniawi yang kadang mungkin disalahtafsir pada tulisannya, untuk itu ahmad memohon maaf jika ada yang tersinggung atau marah marah.
sesungguhnya insan mempunyai hak untuk percaya, dan yang paling penting, tidak perlu percaya pun apa - apa yang ada di sini.
Ingat yach, kerugian spiritual kamu tidak bisa ditanggung oleh mana - mana dude pun di donia… selagi bernafas…
ahmadzombie ahmad